Senin, 18 Agustus 2014

Interview Owner Sop Durian DURIO

Muhammad Marwan Hadid 
Profile
Sop Durian DURIO dibuka pada 3 Mei 2013 di Jalan Angin Mamiri Raya No.24 Depok 2 Tengah, tempat tersebut merupakan rumah masa kecil salah satu owner Durio. Sop Durian DURIO sendiri mempunyai 3 owner, yaitu bang Muhammad Marwan Hadid sebagai pencetus bisnis sop durian, bapak Ihsan Nur sebagai produksi, dan bapak M. Arwan Fathimy sebagai pemodal.
Perkembangan

Diawal masa jualan, DURIO hanya bermodalkan gerobak bekas jualan ice cream, di Pinggir jalan. Mengapa dipinggir jalan? Karena secara psikologis Durio akan terlihat lebih ramai ketika pelanggan sedang membeli, hal ini membuat orang-orang yang melihat ingin membeli Durio juga.
Satu bulan setelah launching, Durio mencoba menawaarkan waralaba. Namun belum ada yang tertarik, karena masih banyak orang yang bingung apa itu sop durian dan menganggap prospek pasarnya juga belum jelas. Tapi berkat silaturahmi dengan salah satu kenalan dokter, bang Marwan mendapatkan mitra kerja pertama untuk Durio. Saat itu dr. Dewi Damayanti sedang mencari usaha untuk anaknya yang bernama Ferhard yang berumur 15 tahun. Bu Dewi bempunyai cara pandang tersendiri saat bermitra dengan Durio, yaitu karena Durio belum ada yang mengenal, maka Durio dapat berpotensi besar sebagai market leader. Untuk bermitra dengan Durio pada saat itu bu Dewi cukup mengeluarkan dana Rp4.500.000 (harga promo) dengan harga normal Rp5.000.000. Ketika bulan Ramadhan 1434 H Ferhard memperoleh omset sebesar Rp15.000.000. Hal ini membuat percaya diri owner Durio dalam menawarkan waralabanya. Dibulan yang sama Durio telah mempunyai 3 rekan mitra. Saat ini sendiri, Durio telah mempunyai 103 mitra dan akan terus berpeluang bertambah untuk kedepannya. Sejalan dengan target yang ingin dicapai Durio, yaitu mempunyai mitra kerja sebanyak 200 hingga akhir tahun 2014.
Untuk memulai usaha menjual sop durian, owner Durio terinspirasi dari dirinya sendiri yang menyukai durian dan melihat market sop durian yang begitu besar di Indonesia.
Terkait pemilihan nama dalam bisnis, owner Durio memiliki pendapat tersendiri, yaitu menghindari nama-nama yang bermakna negatif. Karena secara fitrah nama merupakan sebuah doa. Terlepas dari pemaknaan nama dalam sebuah bisnis, yang lebih mempengaruhi keberlangsungan dalam berbisnis adalah track record  yang dilakukan untuk bisnis itu sendiri.
Penyediaan durian sebagai bahan baku, owner Durio bekerjasama dengan suplayer dari Medan. Setelah mendapatkan bahan bakunya, Durio mengolah kembali durian tersebut hingga berbentuk sutset  agar dapat disebar dengan mudah kepada para mitra sop durian Durio.
Setiap harinya Durio dapat menghabiskan 700 porsi, dimana untuk outlet pusat Durio dapat menghabiskan 100-200 porsi dan 500 porsi yang lain disebar keseluruh mitra Durio. Sedangkan pada akhir pekan, Durio dapat menghabiskan 2 kali lipat dari porsi dihari biasa.
Saat ini owner Durio sedang fokus membesarkan sop durian Durio di kawasan JABODETABEK, walau sebenarnya permintaan dari luar JABODETABEK untuk bermitra dengan Durio juga sudah banyak.
 Prinsip owner Durio terhadap karyawannya adalah bekerja bukan hanya untuk sekedar mencari nafkah tetapi bekerja untuk pengembangan diri. Dengan demikian skill setiap individu akan terasah dan semakin banyak potensi diri yang dapat dilakukan. Selain itu mereka akan dengan mudah bekerja dimana saja karena tidak bergantung dengan orang lain.
Terkait dengan ekonomi syariah dalam menjalankan usahanya, owner Durio berorientasi pada aspek muamalah. Dimana semua kegiatan yang dilakukan halal sampai ada dalil yang mengharamkan. Dan sejauh ini tidak ada kegiatan yang dilakukan ownwr Durio yang melanggar syariat. Mulai dari sistem gaji yang diberikan tepat waktu, memberikan upah sesuai posisi kerja, karyawan dipeklakukan sebagai keluarga. Untuk kegiatan rutin yang terkait syariah, owner Durio mengadakan pengajian setiap bulan dan membiasakan sholat Dhuha setiap hari.
Menurur owner Durio, market muslimin sedang tumbuh pesat di Indonesia. Hal ini sejalan dengan riset yang ada di buku “ Marketing to Middle Class” karya bapak Yuswohady, bahwa 95% peremuan saat membeli kosmetik selalu menanyakan keHALALannya. Selain itu, masyarakat Indonesia sudah mulai peka juga terhadap haramnya riba.
Untuk mengincar maket muslim, setidaknya ada 3 faktor yang harus dipenuhi :
·         Fungsional value ->        kualitas produk bagus
·         Emotionsl value ->         bangga menggunakan produk
·         Spiritual value ->          produk dijamin halal
Harapan owner Durio untuk ekonomi syariah kedepannya, yaitu semakin banyak penggerak ekonomi syariah yang fokus pada usaha riil. Karena jika diibaratkan dengan usaha Durio yang produktif, maka yang diuntungkan tidak hanya dari pihak Durio. Namun juga menguntungkan untuk penjual duren, penjual roti, penjual plastik, dan pihak lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan Durio. Dengan begitu secara otomatis berdampak kepada anggota keluarga mereka yang hidupnya semakin sejahtera. Untuk tercapainya hal tersebut, harus ada supporting modal dan supporting pendampingan. Karena selama ini pihak-pihak yang membantu mendirikan UKM hanya sekedar memberikan pelatihan dalam waktu singkat namun tidak ada pendampingan dalam merintis UKM yang sudah berdiri. Hal itu perlu dilakukan agar UKM yang telah berdiri terus berkembang.
Tips sukses berbisnis ala owner sop Durio adalah :
·         modal akses lebih penting dari modal aset. Bisnis itu intinya silaturrahmi.
·         Jika dalam pendanaan modal tidak ada pihak ketiga, maka lebih baik keuntungan hanya diambil sedikit untuk pribadi, selebihnya untuk perputaran modal. Hal ini harus dilakukan dengan komitmen.
·         Dana cash dalam perusahaan itu penting karena akan banyak pengeluaran tak terduga.
·         Selalu ada inovasi-inovasi baru, kreativitas tanpa batas.
Target Durio untuk lebih produktif adalah mengembangkan industri durian dengan membuat Durio sebagai brand image. Selain itu Durio akan menjadi market leader untuk sellay durian dan pancake durian, serta mengaplikasikan konsep Durio dalam mini resto.

Foto bersama Bang Marwan dan staff nya :)

Unforgettable with elfzweiziale

Rabu-Kamis, 20-21 Juni 2012   

Hari ini aku perpisahan kelas XI social 2 (ELFZWEIZIALE) di puncak deket safari park tepatnya di villa Cimandiri. Kita naik bus, tapi bus nya itu sangat menakutkan-_- you know kan kopaja?? Nah itu dia yg kita pake, ngeri gak tuh kepuncak pake itu L tapi itu udah pilihan anak-anak juga sih, mintanya villa bagus dan bisnya jelek. So, tanggung resiko. Semoga aja selamat :) aamiin. Kita berangkat dari sukatani sekitar jam setengah 7. Bismillah ..
          Di dalam bus, yaa seperti biasa anak cowonya pada nyanyi-nyanyi gitu, Cuma bedanya kali ini mereka nyanyi nya live loh! Hehe. Itu karena di dalam bisnya gak ada vcd nya :D *maklumin yayaya-_-
          Sampai di Villa Cimandiri, sekitar jam 09.00 WIB. Kita di kumpulin sama panitianya untuk sedikit pengarahan. (resmi banget ya kayaknya,haha) Setelah itu istirahat sebentar. Kamarnya itu Cuma ada 4. Di atas 2 di bawah 2. Yang di kamar atas itu kamarnya cowo dua-duanya. Sedangkan Yang di bawah itu 1 kamar untuk Pembina perpisahan kami (walimurid) dan 1 lagi untuk yang cewenya. Hadeeh, cewenya mana muat 1 tempat tidur rame-rame -_-“ akhirnya yang cowonya ngalah deh. Cewenya ada yang tidur di kamar atas, sedangkan yang cowonya sebagian tidur di sofa atau teras depan kamar. Haha
          Setelah itu,  kita games gitu. Pertama games menebak muka. Ceritanya di bikin kelompok yang terdiri dari 5 orang, nah yg nebak ditutup matanya dan disuruh nebak org yg didepannya. Setelah itu, kita masuk ke games kedua. Makeupin cowo :D
          Abis games, kita makan siang yang sudah di siapkan oleh pihak villanya. Setelah itu, kita ISHO, lalu langsung jebur kolam (hah?) iyaa maksudnya berenang! Panas-panas berenang? Katanya sih lomba berenang gitu. Grrrrr -_-“ kalau aku sih lebih milih gak renang deh, sudah cukup melihat dari kejauhan aja. Soalnya kalau ngeliatnya dari dekat pasti langsung di jeburin sama anak-anak. Maklum emang anak sos 2 itu anaknya sadis-sadis (loh?) haha, ngga kok! just kidding :D
          Setelah seasion berenang, kita sholat ashar dulu, trus istirahat deh. Sempet bĂȘte juga sih pas sorenya, rasanya lamaaaa banget di sana. Gak ngapa-ngapain gitu kan L abis mandi tiba-tiba anak-anak yang cewenya udah sepi, dan ternyata lagi pada jalan-jalan,. Huuuu aku gak di ajak masaa L eh tapi Alhamdulillah deh gak ikut, soalnya di sana juga kaya anak ilang, Cuma makan es cream doang katanya (gubrak!!) haha
          Karena itu sangat membosankan, kita yang cewenya ngobrol-ngobrol aja di kamar. Tapi seru juga sih, jadi terasa banget kekeluargaannya :D Selang sholat magrib. Kita nunggu sampai waktu sholat isya. Yang cowonya pada sholat berjamaah gitu di luar (teras). Kalau yang cewenya di dalam kamar aja .
          Setelah kita sholat isya, acara barulah di mulai.. Sebelum bakar-bakar kita tukeran kado dulu, karena absen aku agak-agak terakhir, jadi tinggal sisaan itu kadonya -_- ohya, Aku dapet kado gelas yang gambarnya kartu warna merah-hitam gitu dari temenku yg jago banget main badminton (dian) .
          Setelah itu kita bakar-bakar, bakar orang, bakar villa, bakar hewan, bakar semuanya. (eaaaa apa coba?) yaa namanya juga bakar-bakar kan? Haha. Tapi kita hanya bakar ayam sama jagung aja sih :D niatnya kita mau sekalian api unggun dan sharing-sharing gitu, Cuma gagal, karena kayunya masih basah jadi gatot deh. Hmm, mungkin orang villa nya gatau kali ya kalau kayu basah susah buat di bakar, pasti beledos-beledos gitu. Haha yasudahlah, tak apa! Lagi pula, serem juga malem-malem keluar :D
          Setelah bakar-bakar dan menyantapnya (maksudnya sembari makan malam), sekitar pukul setengah 10 kita sharing-sharing gitu.      Huaaaa, sedih juga sih pas seasion sharing-sharing gitu, soalnya sos 2 gak pernah kayak gini sebelumnya. Sampe ketua kelas sos 2 nangis pas dia nyampein kesan pesannya. Hiks hiks hiks, pokoknya elfzweizialee kelas yang berkesan deh, banyak kenangan, banyak cerita, pokonya the best deh anak-anaknya dan tak lupa juga wali kelas kami tercinta Ibu Fitri Windarti, 2 tahun loh aku wali kelasnya beliau *bangga!  Tapi beliau tidak bisa hadir
          Setelah itu, yang cewenya langsung ke kamar, tidur deh -_-zzzzz kalau yang cowonya sepertinya ada sebagian yang begadang.
          Huuaaamm, aku bangun jam 5, langsung sholat subuh. MasyaAllah di sana udaranya bener-bener dingin banget banget (namanya juga puncak). Setelah itu, kita pada makan jagung rebus + roti + teh hangat sembari ngeliatin orang main uno. Haha, pagi pagi udah main uno aja itu anak-anak -_-“
          Sekitar jam 7, anak-anak langsung nyebur lagi ke kolam renang. Hadeeh, dingin-dingin malah berenang. Kalau aku sih lebih milih main badminton J gak kerasa aku main badminton lamaa banget dari sekitar jam setengah 8 sampai jam setengah 10, abis seru juga sih, sampai beberapa kali pergantian pemain, aku masih ikutan main :D pates aja tangan aku pegel banget pas udah selesainya. Haha. Setelah itu kita berberes untuk cek out.
          Sebelum pulang kita foto penutupan di halaman villanya :D hehe. Aku kira kita bakalan pulang, dan ternyata malah ke atas! Ke curuk cileumbeur (curuk ke7)  Huaaa takut banget banget dengan keadaan bisnya yang tidak memungkinkan untuk naik. You knowlah seperti apaa :( Mana jalanannya serem banget lagi kecil dan nanjaknya curam :( akhirnya kita terpaksa turun dan jalaaan sekitar 400 meter :( ini bener-bener ngebolang banget sama anak-anak sos 2. Capenya luar biasa. Mana pas masuk curugnya harus jalan dulu untuk bisa ke air terjunnya. Ohya, ternyata Di sana juga banyak orang arab, berarti orang arab kalau berwisata ke tempat-tempat seperti ini kali yaa?? -_-“ Entahlah~
          Setelah sampai di air terjunnya, kita Cuma numpang foto-foto doang, soalnya males juga kalau mau renang. Tapi ada juga sebagian yang jebur.
          Aku sholat dzuhur di sana bener-bener dingin banget airnya. Setelah itu, kita pulang deh. hmmm selama dua hari bersama XI IPS 2 seru banget walaupun sempat badmood, but, its no problem! Karena baru ngerasain banget kekeluargaannya dan kekompakannya. Pokoknya elfzweizialee itu kelas yang paling paling deh! paling kece, pinter, pokonya paling semuanya deh. Haha
          Pokoknya walaupun kita nanti udah tidak sekelas lagi, kita tetep bisa menjalin silaturahim dan bisa membawa nama baik elfzweiziale sampai kapan pun. Keep Calm and Solid ya guys :) Viel Gluck elfzweiziale and always success. Aamiin {}

Mein Story, 18 Februari 2012



Saat itu aku mau pergi ke SMAN 39 Jakarta untuk TM lomba glowfest dan ke SMAN 88 Jakarta untuk mensupport teman-temanku lomba saman. Entah kenapa dari awal berangkat firasat udah gak enak banget buat ke sana, tapi yaudahlah, bismillah J Berangkatnya aku bareng temenku yang ingin TM juga, selesai TM sekitar jam 11.00 WIB. Aku langsung bergegas ke SMAN 88 sama adik kelasku. Cuma karena ada something urgen, akhirnya adik kelasku pun pulang duluan-_-
     Pas sampai di sana ternyata sudah tampil L u,u padahal pingin banget banget ngeliat tampilnya. Abis ishoma, pengumuman pun tiba *jengjengjeng* daaaan Alhamdulillah juara 3 :D seneng bangeeeeet. tapi bingung deh, padahal aku disuruh kesana ya, tapi setelah disana, kayaknya udah kaya obat nyamuk yang gak penting -_- (loh?) *skip :D
     Setelah selesai acaranya sekitar jam 12.30 WIB. Sambil nunggu jemputan penarinya kita berbicang-bincang tijel gitu deh :D Padahal mau langsung mentor di deket sekolahku, tapi ragu buat pulang sendiri. Jadi, nunggu yang lainnya pulang juga. Karena mentornya juga udah mulai dan aku udah di sms terus sama temenku yang udah di tempat mentor, akhirnya aku pun memberanikan diri dan nekat pulang sendirian ke Swiss (Sekolah tercintaku). Yang sebenernya gak tau sama sekali jalan pulang mau ke Swiss L kayaknya untuk kali ini filling lagi gak bagus banget dan kepala juga udah pusing. Tapi tetep semangat untuk sampai di tempat mentor^_^)/
     Ditengah perjalanan, kok makin asing aja ini jalanannya, dan ada jalur buswaynya. Padahal tadi berangkat kan gak ada -_-“ *tambah bingung bageeeet* Dan pas ngeliat plang bacaan “cililitan lohlohloh? *Bingung sendiri* Akhirnya aku nanya sama bapak-bapak yang lagi di pinggir jalan. “pak, arah mau ke Depok itu lewat mana ya pak? Tanyaku. “Oh, lurus aja dek ikutin jalan jawab bapak itu.
     Karena aku juga gatau jalan, akhirnya aku pun mengikuti kata-kata bapak itu. Tapi kok lama-lama firasat bener-bener gak enak dengan jalanan ini yang tambah asing bangeet. Akhirnya aku nanya lagi sama bapak-bapak yang sedang beli something di pinggir jalan. Dengan pertanyaan yang sama. Bapak-bapak itu menjawab, “wah de, ini mah kejauhan. Adek harus muter balik. Kalo adek lurus terus itu mau ke tanjung priuk . *GUBRAK! 
     Hah? MasyaAllah, harus muter balik! Padahal tadi bapak-bapak yang pertama meyakinkan banget loh. Tapi ternyata salah. Pas ngeliat spedometer motor bensin udah kedip-kedip. Makin panik ini L Astaghfirullah-_-  
     Pas udah muter balik, loh kok ini jalanan makin aneh, karena yang pake motor hanya aku sendirian. Mobil dari belakang terus nelaksonin, dan terdengar “hey ini jalan tol hey. Astagfirullah!!! Dan ternyata ini JALAN TOL! Astaghfirullah!! Gak tau harus gimana lagi di sana, karena gak bisa muter balik juga. Saking paniknya aku pun nabrak pager pinggir jalan-_- Kakiku sakit banget. Entah apa rasanya, sampe hambar rasa sakitnya :(
     Astagfirullah. Ya Allah ini bener-bener gak tau lagi mau gimanaaa. Orang-orang yang mengendarai mobil hanya bisa nelaksonin aja, Ngetawain, dan mencela inilah itulah :'( aaaa maafkan aku :'( Merasa asing dan alone banget di sana. Aku hanya bisa pasrah dan berdoa ada yang menolongku. Karena aku juga yakin pertolongan Allah pasti akan datang untuk hambanya yang sedang kesusahan, dan orang yang membiarkan seseorang dalam kesusahan ada balasannya. 
     Alhamdulillah, akhirnya ada juga yang menolongku, seorang bapak-bapak mengendarai mobil bak gitu. Aaaaa sungguh baik bapak ini ya Allah J Jadi motor aku bisa di taro di baknya itu. Ya Allah bersyukur banget masih ada yang mau menolong dan peduli sama aku. Thanks very very much My GOD :')
     Sudah sedikit tenang, karena seenggaknya udah aman dari polisi  jam menunjukan pukul 15.00 WIB. Yang tadinya mau cepet-cepet biar bisa mentor, malah yang ada gak ikut dan pulangnya lebih sore. Aku di turunin di pasar induk. Karena bapak-bapaknya harus kerja lagi. tak lupa ku hanya bisa berucap terimakasih banyaaak untuk bapak ini..
     Pas lewat Ramayana bangkrut (itu sebutan orang disekitar situ), tiba-tiba di jegat sama polisi. Aku pun kaget dan ternyata lagi ada razia. Astaghfirullah. Belum punya SIM, gak bawa STNK, daaan gak bawa uang L eh tapi tapi pas polisinya lengah, sedang menengok ketemannya yang diseberang, akhirnya aku pun ngegassssss!!! Hehe *kabuuur mendadak (maaf yaa pak polisi). Abisnya ini urgen bangeeet loh kawaan (jangan diikutin yaa!) :D
     Dalam satu hari ini, nyaris hampir kena polisi 2 kali. Huuuh -_- dan untungnya motor aku kuat bensinnya sampai dirumah lagi. Alhamdulillah :')
     Hari ini itu adventure yang sangat dahsyat banget. Banyak pelajaran yang bisa aku ambil. Gak akan lagi-lagi deh seperti ini. Intinya sih aku kapok banget pergi sendirian yang sebenernya emang gak tau jalannya. Hehe . temen-temen yang baca tulisan ini jangan pernah nekat dan sok tau ya, kalau emang gak tau, ya gak usah nekat oke. Keep Calm guys, hehe :D