Selasa, 11 Juni 2019

SEPULUH SKILL YANG HARUS DIMILIKI SUAMI

Menjadi suami, adalah peristiwa besar bagi seorang laki-laki. Ia menjadi suami bukan semata-mata karena sudah menjalani pernikahan dan hidup berumah tangga, namun karena ia menempuh proses untuk mewujudkan kriteria dan kompetensi sebagai suami.

Ada sejumlah ilmu, seni dan ketrampilan yang diperlukan kaum laki-laki, agar mereka bisa menjalani peran sebagai suami dengan baik. Bukan saja suami biasa, namun suami penuh cinta yang akan membawa keluarga menuju surga.

Paling tidak ada sepuluh ketrampilan yang diperlukan lelaki agar bisa berlaku sebagai suami yang penuh cinta kepada keluarga.

Pertama, Ketrampilan Memimpin Keluarga

Laki-laki adalah pemimpin keluarga (QS. An Nisa': 34 dan QS. Al Baqarah : 228). Untuk menjadi pemimpin yang baik, diperlukan kesungguhan, namun juga ketrampilan.

Suami harus memimpin keluarga menuju surga, dan menjauhkan mereka dari neraka. Untuk itu, diperlukan kepemimpinan spiritual, kepemimpinan emosional, kepemimpinan intelektual, sekaligus kepemimpinan manajerial.

Kedua, Ketrampilan Mencari Nafkah

Suami mendapatkan kewajiban untuk mencukupi kebutuhan nafkah keluarga, (QS. An Nisa' : 34). Karena adanya kewajiban nafkah ini, para suami harus memiliki ketrampilan untuk mencari nafkah yang bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

Bukan saja kebutuhan pokok berupa sandang, papan dan pangan, keluarga juga memiliki berbagai kebutuhan untuk membentuk kebahagiaan dalam kehidupan.

Ketiga, Ketrampilan Mengelola Keuangan

Suami tidak hanya perlu memiliki ketrampilan mencari nafkah, namun juga harus memiliki ketrampilan untuk mengelola keuangan keluarga.

Pada kenyataannya, dengan jumlah uang yang sama, seseorang bisa mendapatkan kemanfaatan yang lebih banyak dan optimal daripada orang lain. Hal ini salah satunya berkaitan dengan ketrampilan mengelola harta yang ada untuk bisa berdayaguna dan berhasilguna optimal.

Keempat, Ketrampilan Interaksi dan Komunikasi

Para suami mendapatkan arahan dari Allah untuk mempergauli istri dengan cara yang baik (QS. An Nisa': 19). Ayat ini memberikan isyarat pentingnya memiliki ketrampilan praktis dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan istri.

Termasuk dalam hal ini adalah ketrampilan berbicara, mendengarkan, bergurau atau bercanda, tertawa, respon dan empati, juga ketrampilan berlaku romantis. Juga ketrampilan mengungkapkan perasaan, menyatakan kecintaan dan kasih sayang, memahami perasaan pasangan.

Kelima, Ketrampilan Mengelola Konflik

Sebagai pemimpin keluarga, suami harus mampu mengelola konflik keluarga dengan bijak dan dewasa. Tidak membiarkan keluarga berada dalam konflik berkepanjangan yang membuat kehidupan tidak produktif.

Suami perlu belajar mengetahui teknik resolusi konflik, dan bisa mengaplikasikan dalam kehidupan keseharian.

Keenam, Ketrampilan Mengekspresikan Cinta

Suami hendaknya menjadi pusat kebahagiaan keluarga. Diperlukan ketrampilan untuk mengekspresikan cinta, baik kepada istri maupun kepada anak-anak.

Agar bisa memiliki ketrampilan mengekspresikan cinta, suami perlu mengetahui tipe bahasa cinta istri. Jika tidak mengetahui, bisa membuat sang istri merasa tidak dicintai, walaupun dirinya sudah merasa mengekspresikan cinta setiap hari.

Ketujuh, Ketrampilan Praktis Kerumahtanggaan

Suami bukanlah seseorang yang hanya bisa memerintah istri dan anak-anak untuk melakukan berbagai macam urusan praktis kerumahtanggaan.

Suami memerlukan ketrampilan praktis –selain perasaan bertanggung jawab dan sense of belonging--  dalam pekerjaan praktis kerumahtanggaan.

Kedelapan, Ketrampilan Praktis Mendidik Anak

Pada dasarnya, pendidikan anak bermula dari rumah, bukan dari sekolah. Fungsi edukatif dalam keluarga menjadi sangat penting untuk mempersiapkan masa depan bangsa dan negara.

Para ayah harus memiliki ketrampilan untuk mendidik anak-anak sehingga mereka menjadi anak salih dan salihah yang menjadi kebanggaan orang tua dalam kebaikan.

Kesembilan, Ketrampilan Mengelola Waktu

Hendaknya para suami pandai mengelola waktu yang dimiliki. Dengan keterbatasan waktu yang dimiliki, sementara sedemikian banyak amanah dan tanggung jawab terpikul, harus ada perencanaan dan manajemen waktu yang akurat serta disiplin, sehingga seluruhnya bisa diraih dengan optimal.

Kesepuluh, Ketrampilan Sosial

Sebagai pemimpin keluarga, suami harus memiliki sejumlah ketrampilan sosial yang membuatnya bisa banyak memberikan kemanfaatan bagi orang-orang lain di sekitar.

Keluarga adalah bagian utuh dari masyarakat, yang tidak boleh terasing dan terisolasi dari dinamika kemasyarakatan. Suami mesti terlibat aktif dalam kegiatan posisitf masyarakat, sekaligus berusaha untuk melakukan berbagai perbaikan.

Jika sepuluh ketrampilan ini dimiliki para suami, dirinya akan menjadi suami penuh cinta yang memberikan kebahagiaan kepada keluarga secara utuh dan sempurna.

https://www.kompasiana.com/pakcah/5b1daa9dcf01b45923434292/sepuluh-ketrampilan-ini-harus-dimiliki-suami

(Pak Cah)
#buku Wonderful

Tidak ada komentar:

Posting Komentar